14 Februari 2022
Suatu saat nanti, aku akan pergi
Menyeberangi samudera biru tak berdasar
Terbang tinggi ke puncak cakrawala
Kini dan nanti, tak ada yang berubah
Stagnansi situasi di antara aku dan cahaya
Penuh dalam decak gelombang bak kapal tanpa awak
Berputar, tak jatuh, menunggu larutan biru itu mengering
Kini dan nanti, aku tetap sendiri
Tapi apakah kepergianku nanti akan dikenang?
Atau kehidupanku ini sia-sia?
Tak ada jawab selain bukti tak terbantahkan yang bisa saja kubuat saat ini
Tinggal satu nadi saja, satu gores saja
Satu guratan yang dikuasai rasa takut, mempertanyakan hidup
Comments
Post a Comment