Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2021

Lenyap

 28 Desember 2021 Lantunan syair terkulai lemas Merintih-rintih seperti tertindih Jiwa seorang rekan tak lagi bersamaku, terbang Terbang ke angkasa raya nun jauh di sana Hai kawan, jika ini memang keinginanmu, maka tak perlu penjelasan lagi Sudah, akhirilah saja, putuskan benangnya!

Bunyi

27 Desember 2021  Tes..  tes... tes... Bunyi inilah yang kudengar sejak kecil Bunyi yang muncul ketika hujan yang tak kenal lelah mengunjungi kediamanku Tik.. tik.. tik... Bunyi inilah yang kudengar sejak aku buta Bunyi jam dinding yang membantuku menghitung mundur sisa hidupku Jder....Jder.... Bunyi inilah yang kudengar sejak pemakaman dimulai Bunyi gemuruh ketika malaikat menutup takdir sang gadis ...... Tak ada bunyi yang terdengar setelah peti ditutup Selain bunyi lelaki yang tertawa di sebelahku, menangis di depanku Ia menyentuh kemaluanku dan berkata "Ini saatnya, gadis. Tidak ada kali kedua, ketiga, atau keempat, sebab aku tak akan berhenti hingga dunia ini habis, terbakar oleh kekejian kaummu, membusuk bersama najis-najis kalian"

Tersesat

 27 Desember 2021 Aku tak kuasa di bawah kelengahanku Dominasi mahadewa Ia menyergapku bahkan sebelum aku bersiap Kesempatanku tinggal satu Dan aku harus sigap dan cepat mengambilnya Secepat celah-celah cahaya membentuk bayangan baru Kumiringkan kepalaku, sebab kesempatan itu mulai pudar Tidak, lenyap, total Aku hanya dapat menatap bunga bangkai memakan lalat-lalat di pinggir bibirnya Di sini, di pinggir hutan Tersesat, tak tahu arah Tersesat, bersiap untuk mati

Bukan?

 24 Desember 2021 Kau bukan siapa-siapa Hanya sekadar teman bercanda tawa, bersenda gurau Malam natal Sedihmu itu nyata, atau hanya air mata buaya Tidak ada salah kata di antara kita Hanya tembok tebal yang dulu bersembunyi kini kian hari kian berani memperlihatkan diri Pondasi kita berbeda Dan aku pun tak tertarik padamu Sebagai lawan jenis Aku menganggapmu kawan setia, tapi terkadang aku risih Dan mungkin ini egoku yang selama ini menyelimutimu Aku hanya ingin mengatakan maaf sebesar-besarnya Kalau bisa, sebanyak air di lautan, tak terhitung Aku melukaimu, dan aku tak ada ketika mungkin kau butuhkan Aku. Benar. Benar. Minta. Maaf. Dari lubuk hati yang terdalam Kini kau lebih bahagia bukan Sejak awal kita bukan  siapa-siapa Dan memang bukan siapa-siapa Jadi... kau lebih bahagia, bukan? .... Bukan?

Mr John

 23 Desember 2021 Laki-laki itu adalah Mr John John, si pemuda keriput, begitulah orang mengenalnya Sampai detik ini pun ia tampak tua Tak satu helai rambutnya berubah Begitu pula kulitnya Mr John sudah lama menginginkan mati Dirinya harus diamputasi Katanya, hanya itulah caranya agar ia tetap hidup Mau tak mau Tapi ia bersikeras untuk mempertahankan bagian dirinya itu Entah karena keterikatannya Atau karena kekeraskepalaannya itu Atau mungkin, karena rasa takut menghantuinya Atau mungkin pula, karena malu akan hujatan Ia tidak menerima usulan itu Mr John hidup sudah sejak lama Hampir 23 tahun ia diberi nyawa Hidup bersama Kakaknya Mr John tahu, hidupnya takkan lama Begitu Kakaknya menginginkannya Di waktu yang sama, maka hilang sudah kesempatannya Kakak dari Mr John pun tahu pula apa yang sebenarnya baik bagi mereka berdua Ia harus melepaskan adiknya itu Tapi... apa iya? Ia pun ragu sebagaimana seseorang harus kehilangan cintanya Cinta antar saudara Sebab keraguan meruak berontak ...

Kompilasi

20 Desember 2021 Ia yang menukar takdir tak bisa lari dari keputusasaan Ia yang menukar mimpi tak bisa lari dari kegagalan Ia yang menukar jiwa tak bisa lari dari jerat kematian Ia yang berlari tak bisa menghindar dari segalanya Tetapi bagi siapapun yang mau menjalaninya, tak luput dari kesalahan, tak luput dari kemenangan Setiap hari, aku menjalani hidup yang tak berarti Terikat dan bebas di aliran waktu yang sama Tatapan penuh kebencian Si bejat yang bersemayam dalam benakku Sang penjaga hari ini runtuh Penantian 1000 tahun lamanya Atau hanya sepersekian detik nyatanya Apakah yang runtuh adalah langit Ataukah air mata yang ada di ujung kelopakmu? Akankah ada kebenaran di balik kematian Ataukah kopi pahit yang menanti di sana? Derit-derit karat di sepanjang jalan Bernodakan darah dari korban kemunafikan Tekuk-lekuk kemesraan Bernodakan mani dari karya gagal Tuhan Mau kemanakah engkau, Tuanku? Mari ikut bersamaku, ke ujung dunia, di mana harap dan tangis tak pernah ada Mari akhiri ini ...

Jika Aku Bunuh Diri

 15 Desember 2021 Jika aku bunuh diri Kemilau cahaya di depanku kian meredup Jika aku bunuh diri Harapan itu sirna dalam sekejap mata, sekelabat saja pun tidak Jika aku bunuh diri Tak usah berandai-andai pun aku sudah mati Jika aku bunuh diri Sampai jumpa lagi, di dunia sana

Api

 7 Desember 2021 Apiku belum padam Belum Meski diterpa angin ribut Gemetar-gemetar yang meniriskan hawa panas Apiku takkan pernah padam Tidak sampai aku sampai di penghujung cerita