Prolog Sudah puaskah kau membaca rasa muak dalam diriku akan hidup? Ya, sama, aku juga. Ya, aku pun begitu. Aku muak setiap kali aku mengingat hidupku yang seperti sampah Kali ini, bolehkah aku bercerita? Tentang Cinta Mawar Pertama kali aku jatuh cinta Mungkin 14 tahun yang lalu Pada setangkai mawar merah merona Hampir saja ada nyawa yang hilang Kucabuti mawar itu satu per satu Tanpa tahu bahwa penjaga kebun sudah berdiri di hadapanku Saat itu, hanya bayangannya yang kusadari Keringat dingin mengucur deras Aku di ujung tanduk Rupa-rupanya, Aku selamat Tentunya dengan kompensasi yang setimpal Aku tidak akan pernah dapat memiliki mawar itu Memandangi dirinya saja membuatku malu Mengingatkan aku akan betapa kotor, hinanya diriku Patah hati beruntun muncul Ia diambil oleh Mawar putih Dan rupa-rupanya, dari ketidakcocokan mereka Ada mawar merah lainnya yang siap membantunya dalam proses penyerbukan Sampai saat ini, keduanya bagai sulur-sulur yang saling terikat Dengan duri penghalau h...