7 April 2022 Putus asa adalah kata yang tepat untuk menggambarkan diriku saat ini Tidak ada nilai yang dikandung darinya, tidak satu pun berkas ilahi itu pun sampai dan merasuk Bahkan mengutuk Tuhan pun tidak ada gunanya, Ia tak terjangkau Sedari awal Ia tahu bahwa aku adalah kegagalan tak termaafkan Lenyaplah jiwaku, terbakarlah dalam amarah tanpa sisa, tanpa abu Hingga kita tidak tersentuh oleh tangan-tangan itu
14 Februari 2022 Suatu saat nanti, aku akan pergi Menyeberangi samudera biru tak berdasar Terbang tinggi ke puncak cakrawala Kini dan nanti, tak ada yang berubah Stagnansi situasi di antara aku dan cahaya Penuh dalam decak gelombang bak kapal tanpa awak Berputar, tak jatuh, menunggu larutan biru itu mengering Kini dan nanti, aku tetap sendiri Tapi apakah kepergianku nanti akan dikenang? Atau kehidupanku ini sia-sia? Tak ada jawab selain bukti tak terbantahkan yang bisa saja kubuat saat ini Tinggal satu nadi saja, satu gores saja Satu guratan yang dikuasai rasa takut, mempertanyakan hidup