13 Oktober 2021
Setengah sabit mulai muncul
Sang Kakek memberitahukan cucunya
Bahwa ia harus melanggar sumpahnya
Goda saja, katanya
Kau tau, aku ini laki-laki
Dan laki-laki menepati janjinya
Kurang dari 7 malam setelahnya
Sabit yang lama telah tenggelam
Dan kini kembarannya mulai terbentang di langit malam
Indah
Dewi memberitahukan lewat anak lelakinya
Bahwa sumpahku akan terpenuhi
Aku ragu
Keraguanku ini akan dibawa ke mana?
Dari keraguan itu, Takhta-lah yang terbersit
Takhta
Lahir dari rahim seorang pemutar batu
Dibesarkan oleh seorang pengikut bintang
Aku menceritakan apa yang kukejar padamu
Aku mengulang kesalahan rekanku
Menerapkannya kembali olehku sendiri
Aku dibutakan rasa takut
Aku menginginkanmu
Dan karena kegagalanku itu, Aku kini terombang-ambing ketidakpastian dunia
Seolah tahu bahwa aku dibimbangkan oleh Ia yang tak terlihat
Duniaku mengunyah-ngunyah eksistensiku sendiri
Kini aku tak lagi buta
Sebab ketiadaan tak memerlukan mata untuk melihat
Comments
Post a Comment