10 Juni 2021
Aku tak bisa mengutarakan apa isi hatiku sejak dulu
Ribuan malam acap kali kuisi dengan pikiran-pikiran buruk
Penyesalan tiada henti
Gemuruh pertanyaan
"Apa aku layak hidup?"
"Apa aku layak berbahagia?"
"Semestinya aku mati saja"
"Semestinya aku tidak pernah lahir"
"Tuhan, kenapa?"
Malaikat itu datang menyapa
Setiap hari, tiada lelah, lewat berbagai tanda yang ia berikan dalam diam
Aku harus terus maju
Sampai ragaku habis dibakar atma
Sampai bukti fisik ini hilang tak tersisa
Malam ini, aku tidur
Besok, aku berjuang
Lusa, siapa tau?
Mungkin tipisnya harapan itu akan menopangku setiap harinya
Lembar demi lembar, hari demi hari
Mengantarkanku menuju jasad baru
Atau ke aliran kekal
Comments
Post a Comment